Aku hanya ingin menunjukan. Apa saja yang bisa dilakukan oleh wanita yang
kau sukai. Aku juga pasti bisa melakukannya dengan lebih baik.
Ekspresi bodohnya di st. Colous. Sama bodohnya denganmu. Bodohnya lucu
sekali. Kau tidak akan tidak bisa tahan mengatainya bodoh. Tentu ia akan sangat
marah, sekalinya berpaling, rambut panjangnya terkibas. Ada aroma bedak,
wanginya tidak sama. Aroma matahari. Saat ia menegadah melihat bintang. Orangpun
ikut bercahaya. Itu adalah Ye Sha. Ada Shancai. Tapi saat aku terbangun ada Ye
Sha. Ini sungguh lelucon. Kau pun bahkan ingin menertawaiku. Tapi jangan tertawa.
Kalau aku jadi kau aku tidak akan tertawa. Sayang, aku bukan kau, sehingga aku
hanya ingin menangis. ( Taoming tse)
Saat aku masih kecil, aku mencintai seorang pria. Tapi belum sempat aku
mengatakannya, aku sudah dikirim ke AS. Aku sangat merindukannya. Tapi tidak
berdaya mencarinya. Setelah aku belajar cello. Aku terus menganggap bahwa cello
itu adalah dia. Asalkan aku berlatih seperti aku sedang bicara dengannya.
Aku pergi ke Taipei. Justru untuk mencari tempat dimana tak ada yang
mengenalku. Tapi kau? Menemukanku. (Shancai)
Amei, aku sudah memutuskan untuk tidak pernah berbuat salah lagi. aku
benar-benar memutuskan. Aku sudah memandang jelas dunia ini. cinta, perasaan
semuanya dalah palsu. Uanglah yang paling penting. Tanpa uang, apapun tidak
ada. Jadi, kali ini aku akan kembali. Tidak akan pergi lagi. aku ingin tinggal
disisimu. Baik-baik menjagamu.
Sebenarnya aku ingin pergi, bersembunyi saja. Perlahan-lahan menunggu
kematian. . . saja tidak apa-apa.
Penderitaan sudah dimulai, yang harus kau lakukan adalah, jangan sampai menyesal
lagi
Ketika seseorang memulai dari awal, dia tidak hanya butuh keberanian yang
besar tapi juga dukungan. (Shancai)
Mencintai seseorang, dan tidak bisa menjadi pacarnya. Lalu tidak ingin
berbicara dengannya lagi. tidakkah itu kekanakan? (Huaze Lei)
Ketika kau punya pacar dan menolakku itu adalah sebuah hal yang wajar. Tapi
ketika kau tak punya pacar dan kau menolakku. Itu artinya kau merendahkanku.
Dulu aku suka suara biola, tapi aneh. Dari kotak yang kecil itu, kenapa
bisa muncul suara seindah itu? lalu aku belajar biola. Kulit jari mulai sobek. Berdarah,
sampai kepalan. Penderitaan itu membuat aku ingin menyerah, namun ketika aku
semakin menghayati penderitaan itu. aku justru tak bisa meninggalkannya. Karena
aku sudah jatuh cinta kepadanya. (Huaze Lei)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar