08/11/14
06:45
“Ketika berbicara mode berenanglah
mengikuti arus. Ketika berbicara prinsip tegarlah bagaikan batu karang.” Begitu
kata Thomas Jefferson. Berbicara prinsip berbicara pegangan, berbicara acuan,
juga berbicara batas dalam menjalani kehidupan.
Prinsip? Terakhir kali aku punya
prinsip, prinsip itu sudah terobohkan karena sebuah keadaan. Kadangkala apa
yang dinamakan prinsip itu hanyalah sebuah ekspresi dari kekecewaan atau
kekelaman yang sedang dirasakan pada suatu kejadian. Tapi ada dimana sebuah
kejadian berakhir dan prinsip itupun berakhir. Sebuah kejadian yang berbeda dan
membuat prinsip lampau itu hanya bagian dari kilasan kenangan masa lalu.
Aku menyerah pada sebuah prinsip,
lantas apa aku menyesal? Hidup adalah sebuah dinamika. Semuanya berubah,
segalanya bergerak dari satu tempat ke tempat yang lainnya. tidak akan ada yang
selamanya akan selalu sama. begitupun dengan sebuah prinsip tidak selamanya ia
akan tegar seperti batu karang, kelak disuatu ketika ia bisa bimbang dan
terobohkan begitu saja tanpa ia mampu menyadarinya dengan baik.
Ya ini hidup, walaubagaimanapun
prinsip tidak akan pernah tiada, ia hanya berpindah dari satu menuju yang
lainnya. menuju yang lainnya lagi, kemudian yang lainnya lagi. mungkin ketika
ia berubah ada sesuatu yang hilang dan mulailah perasaan ini merasakan
kehilangan. Kehilangan = kebimbangan.
BAIKLAH AKU MENGAKU SEKARANG ; AKU
SEDANG BIMBANG.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar