Selasa, 21 Januari 2014

AKU TIDAK MENGERTI


19 January 2013

Entah apa yang terjadi di dalam hidupku kini. Semuanya bagaikan tanda tanya tanpa pertanyaan. Dari hari ke hari aku sering mengalami kebahagiaan, rasa senang atau hanya sekadar kebingungan. Aku tidak terlalu banyak bersedih karena aku sudah lelah dengan kesedihanku dimasa lalu. aku hidup dengan cara yang berbeda akhir-akhir ini. semuanya berjalan baik-baik saja. Namun dalam setiap pergerakannya sering menimbulkan keganjalan. Keganjalan yang sama sekali tidak ku mengerti. Keganjalan yang entah berantah berasal dari dimensi mana yang menyeruak ke dasar jiwaku tiba-tiba. Hingga di sebuah mangsa aku hanya mampu terdiam, hening dalam kebisuaan. Aku ingin bertanya. Tapi aku tidak tahu apa yang harus ku tanyakan. Aku ingin memulai retorika tapi aku tidak punya kata-kata yang bermakna. Dan ku kira cukup untuk mengekspresikan seluruh hasrat dan buih asa. Yang selama ini terus menyelimutiku dalam kealfaanya.
Aku tidak mengerti, telah berulang kali ku coba untuk mengerti dan menafsirkan dengan kapasitas logikaku sendiri. Tapi aku sering kehabisan pikiran. Pikiranku biasa terhenti begitu saja tanpa meninggalkan sebuah jawaban yang pasti dan membuatku puas. kebingunganku seakan terus bergelanyut dalam keentahan yang apa. Yang mungkin orang lain tidak akan pernah memahami ini, karena diriku sendiripun tidak mengerti. Aku berusaha mereka-reka apa yang terjadi. Keluar dari zona nyaman yang biasa ku miliki selama ini. aku mencoba menyukai dan memulai hal-hal yang baru. Tanpa ekpektasi hanya bermodalkan  mencari sensasi.
Ya, hanya sensasi yang aku cari. Rasa beda dari apa yang kulakukan. Karena jika yang kugunakan adalah ekpektasi aku takut ekpektasiku hanya menimbulkan kekecewaan. Dan aku berusaha untuk mengurangi ekpektasi dari setiap apa yang ku jalani karena aku tidak mau terlalu banyak sakit dan frustrasi. Meskipun pada dasarnya aku tidak bisa terlepas drai frustrasi. Ya setidaknya aku tidak menjadikan frustrasi dan stress sebagai hobiku yang abadi.
Semakin lama aku semakin bingung saja, mungkin aku butuh waktu yang lebih panjang untuk memahami ini. atau aku perlu bertemu dengan orang-orang.

Aku telah bertemu banyak orang. Ya, memuakkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar